Senin, 16 Januari 2012

Gulma Pada Tanaman


I.                    Judul Praktikum: “Gulma Pada Tanaman serta pengendaliannya”
II.                  Prinsip percobaan
Gulma adalah sebagai tumbuhan yang tumbuh pada areal yang tidak dikehendaki tumbuh pada areal pertanaman. Gulma secara langsung maupun tidak langsung merugikan tanaman budidaya. Pengenalan suatu jenis gulma dapat dilakukan dengan melihat keadaan morfologinya, habitatnya, dan bentuk pertumbuhanya. Berdasarkan keadaan morfologinya, dikenal gilma rerumputan (grasses), teki-tekian (sedges), dan berdaun lebar (board leaf). Golongan gulma rurumputan kebanyakan berasal dari famili gramineae (poaceae). Ukuran gulma golongan rerumputan bervariasi, ada yang tegak, menjalar, hidup semusim, atau tahunan. Batangnya disebut culms, terbagi menjadi ruas dengan buku-buku yang terdapat antara ruas. Batang tumbuh bergantian pada dua buku pada setiap antara ruas daun terdiri dari dua bagian yaitu pelepah daun dan helaian daun., contoh gulama rerumputan Panicium repens, Eleusine indica, Axonopus compressus dan masih banyak lagi. Golongan teki-tekian kebanykan berasal dari famili Cyperaceae. Golongan ini dari penampakanya hampir mirip dengan golongan rerumputan, bedanya terletak pada bentuk batangnya. Batang dari golongan teki-tekian berbentuk segitiga. Selain itu golongan teki-tekian tidak memiliki umbi atau akar ramping di dalam tanah. Contoh golongan teki-tekian: Cyprus rotundus, Cyprus compresus. Golongan gulma berdaun lebar antara lain: Mikania spp, Ageratum conyzoides, Euparotum odorotum. Berdaarkan habita tunbuhanya, dikenal gulma darat, dan gulma air. Gulma darat merupakan gulma yang hidu didarat, dapat merupakan gulma yang hidup setahun, dua tahun, atau tahunan (tidak terbatas). Penyebaranya dapat melalui biji atau dengan cara vegetatif. Contoh gulma darat diantaranya Agerathum conyzoides, Digitaria spp, Imperata cylindrical, Amaranthus spinosus. Gulma air merupakan gulama yang hidupnya berada di air. Jenis gulma air dibedakan menjadi tiga, yaitu gulma air yang hidupnya terapung dipermukaan air (Eichhorina crassipes, Silvinia) spp, gulma air yang tenggelam di dalam air (Ceratophylium demersum), dan gulma air yang timbul ke permukaan tumbuh dari dasar (Nymphae sp, Sagitaria spp).

III.                Metode Percobaan
Alat alat :
·         Alat Tulis
·         Buku Gambar
Bahan
·         Macam-macam gulma pada tanaman
IV.               Pengamatan
·         Hasil pengamatan Terlampir
V.                 Pembahasan
Klasifikasi  Ageratum conyzoides (wedusan)
Taksonominya yaitu:
Divisio : Spermatophyta
Klas : Dicotyledoneae
Ordo : Asterales
Familia : Asteraceae
Genus : Ageratum
Spesies : Ageratum conyzoides
Wedusan merupakan gulma yang: Dapat mengeluarkan alelopat.Batangnya tegak, bulat bercabang, berbulu pada buku-bukunya dan bagian rendah.Daunnya bertangkai cukup panjang, berbentuk bulat telur, tepi bergerigi, dan berbulu. Duduk daun bawahnya berhadapan, sedang bagian teratas bertangkai pendek. Bunganya mengelompok berbentuk cawan, setiap bulir terdiri dari 60 – 75 bunga, berwarna biru muda, putih, atau violet. Tumbuh pada 1 – 1200 m dpl. Suhu optimal untuh tumbuhnya 160 – 240C. Mahkotanya bertabung sempit, berbentuk lonceng, berlekuk lima (1 – 15 mm), buah berwarna putih (2 – 3.5 mm), keras bersegi lima, runcing, rambut sisik ada lima.Membutuhkan intensitas cahaya tinggi sehingga dapat tumbuh berasosiasi dengan padi gogo, palawija, kopi, tembakau, kelapa sawit, dan cengkeh.
Portulaca oleracea (krokot)
Klasifikasi krokot yaitu:
Divisio : Spermatophyta
Klas : Monocotyledoneae
Ordo : Portulacales
Familia : Portulaceae
Genus : Portulaca
Spesies : Portulaca oleracea
Krokot merupakan gulma yang: Sukulen. Batangnya penuh berdaging lunak dan tumbuh tegak atau merata tergantung cahaya. Batang terbentang dan  10 – 50 cm, di mana ruas±berwarna kemerahan, berbentuk bulat, panjang  tua tak berambut. Tergolong tumbuhan semusim, yang berasosiasi dengan 45 jenis pertanaman. Berkembangbiak dengan biji dan dapat pula dari bagian batang bila tumbuh pada tanah yang lembab. Daunnya sebagian tersebar, berhadapan, bertangkai pendek, ujung daun melekuk ek dalam, bulat, atau tumpul (0.2 – 4 cm). Biji (0.5 mm) berbentuk oval warna hitam mengkilat, permukaannya tertutup kulit yang agak mengekerut. Bunganya terbentuk sepanjang musim di daerah tropis (daur hidupnya 3 – 5 bulan) di bawah kondisi ternaung akan tumbuh membentang dan tegak, serta membentuk bunga. Membutuhkan suhu optimal antara 150 – 350C di mana bunga dan biji dihasilkan dengan baik sekali.Di bawah intensitas cahaya yang tinggi dapat layu.
Eleusine indica (lulangan)
Taksonomi lulangan adalah sebagai berikut:
Divisio : Spermatophyta
Klas : Monocotyledoneae
Ordo : Glumiflorae
Familia : Gramineae
Genus : Eleusine
Spesies : Eleusine indica
Gulma ini: Semusim. Berumur pendek .Berkembangbiak dengan biji. Dapat tumbuh pada 200 m dpl. Dominan pada tanaman kacang-kacangan. Mempunyai batang yang selalu berbentuk cekungan, menempel pipih. Pelepah menempel kuat, lidah daun pendek seperti selaput dan tumbuh dalam rumpun, dan batang seringkali bercabang. Daun terdiri dari dua baris, tetapi kasar pada tiap ujung. Pada pangkal helai daun berambut. Bunga, bulir menjari 3 – 5, berkumpul pada sisi poros yang bersayap dan bertunas. Anak bulir berseling-seling, tersusun seperti genting. Akan cepat tumbuh bila mendapat air dan cahaya yang cukup banyak. Sangat peka pada keadaan lingkungannya
Pengendalian gulma merupakan subjek yang sangat dinamis dan perlu strategi yang khas untuk setiap kasus. Beberapa hal perlu dipertimbangkan sebelum pengendalian gulma dilakukan:
  • jenis gulma dominan
  • tumbuhan budidaya utama
  • alternatif pengendalian yang tersedia
  • dampak ekonomi dan ekologi
Kalangan pertanian sepakat dalam mengadopsi strategi pengendalian gulma terpadu untuk mengendalikan pertumbuhan gulma. Agensi pengendali gulma dinamakan herbisida (herbicide).
VI.               Kesimpulan
·         Wedusan merupakan gulma yang: Dapat mengeluarkan alelopat.Batangnya tegak, bulat bercabang, berbulu pada buku-bukunya dan bagian rendah.Daunnya bertangkai cukup panjang, berbentuk bulat telur, tepi bergerigi, dan berbulu.
·         Krokot merupakan gulma yang: Sukulen. Batangnya penuh berdaging lunak dan tumbuh tegak atau merata tergantung cahaya. Batang terbentang dan  10 – 50 cm, di mana ruas±berwarna kemerahan, berbentuk bulat, panjang  tua tak berambut
·         Eleusine indica (lulangan)
Gulma ini: Semusim. Berumur pendek .Berkembangbiak dengan biji. Dapat tumbuh pada 200 m dpl. Dominan pada tanaman kacang-kacangan. Mempunyai batang yang selalu berbentuk cekungan, menempel pipih. Pelepah menempel kuat, lidah daun pendek seperti selaput dan tumbuh dalam rumpun, dan batang seringkali bercabang
Beberapa hal perlu dipertimbangkan sebelum pengendalian gulma dilakukan:
·         jenis gulma dominan
·         tumbuhan budidaya utama
·         alternatif pengendalian yang tersedia
·         dampak ekonomi dan ekologi

VII.             Daftar pustaka
·         Pengantar Ilmu dan Pengendalian Gulma book, written by Dr. Ir. Jody Moenandir, Dipl. Agr. Sc. (1988)
·         Rajawali Press, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar