Minggu, 02 Desember 2012

Domba Di Indonesia dan penyebarannya



BANGSA – BANGSA DOMBA DAN PENYEBARANNYA DI INDONESIA
Domba atau biri-biri (Ovis) adalah ruminansia dengan rambut tebal dan dikenal orang banyak karena dipelihara untuk dimanfaatkan rambut (disebut wol), daging, dan susunya. Yang paling dikenal orang adalah domba peliharaan (Ovis aries), yang diduga keturunan dari moufflon liar dari Asia Tengah selatan dan barat-daya. Untuk tipe lain dari domba dan kerabat dekatnya, lihat kambing antilop. Domba berbeda dengan kambing.
Keberhasilan perkembangan agroindustri domba ditentukan dari pemilihan bangsa/breed domba yang akan dikembangkan. Terdapat beberapa bangsa/breed domba yang ada di Indonesia baik hasil pesilangan ataupun asli Indonesia. Setiap bangsa memiliki ciri khas tertentu dan menentukan terhadap pedoman perkembangannya. Dengan semakin banyaknya (kuantitas) dan semakin mampunya (kualitas) peternak melakukan penyilangan sendiri, maka saat ini sebenarnya semakin sulit menentukan jenis domba. Namun demikian disini akan diuraikan secara singkat jenis-jenis domba yang ada di Indonesia (beredar di pasaran), kemudian barulah jenis domba yang ada di luar negeri.
Bangsa / Breed tersebut antara lain :
1. Domba Ekor Gemuk
Domba ekor gemuk ini banyak terdapat di Jawa Timur dan Madura, serta pulau-pulau di Nusa Tenggara. Di Sulawesi Selatan dikenal sebagai domba Donggala. Di pulau jawa dikenal juga dengan domba kibas .Tanda-tanda yang merupakan karakteristik khas domba ekor gemuk adalah ekor yang besar, lebar dan panjang. Bagian pangkal ekor membesar merupakan timbunan lemak, sedangkan bagian ujung ekor kecil tidak berlemak. Warna bulu putih, tidak bertanduk. Bulu wolnya kasar. Domba ini dikenal sebagai domba yang tahan terhadap panas dan kering.Domba ini diduga berasal dari Asia Barat Daya yang dibawa oleh pedagang bangsa Arab pada abad ke-18. Pada sekitar tahun 1731 sampai 1779 pemerintah Hindia Belanda telah mengimpor domba Kirmani, yaitu domba ekor gemuk dari Persia. (sumber : www.infoternak.com dan Pusat Penelitian Pengembangan Peternakan - Deptan)


2. Domba Priangan (Domba Garut)

Asal persilangan diperkirakan persilangan antara domba asli Indonesia, domba Merinon dengan domba ekor gemuk asli dari Afrika Selatan. Tanda0tanda yang menjadi ciri khasnya adalah yang jantan bertanduk besar, melengkung kebelakang, berbentuk spiral, pangkal tanduk kanan kiri hampir bersatu, bentuk telinga ada yang panjang, sedang dan pendek terletak di belakang pangkaltanduk; ekor pendek dan pangka ekor agak membesar; bobot badan dewasa yang jantan bisa mencapai 60-80 kg dan yang betina 30-40kg. (sumber : Pusat Penelitian Pengembangan Peternakan - Deptan).

Ciri-ciri domba garut :
  • Bertubuh besar dan lebar, lehernya kuat, dahi konveks.
  • Domba priangan jantan memiliki tanduk besar dan kuat, melengkung ke belakang berbentuk spiral, dan pangkal tanduk kanan dan kiri hampir menyatu. Sedangkan domba betina tidak memiliki tanduk, panjang telinga sedang, dan terletak di belakang tanduk.
  • Kadang-kadang dijumpai adanya domba tanpa daun telinga.
  • Keunggulan domba priangan ini adalah kulitnya merupakan salah satu kulit dengan kualitas terbaik di dunia, selain itu dengan leher yang kokoh dan tubuh yang besar, kuat, domba ini sesuai untuk domba aduan. Keunggulan lainnya adalah penghasil daging yang sangat baik dan mudah dipelihara.
3. Domba Waringin
Domba waringin ditemukan tahun 1990 oleh Ir.Tista Waringin sitompul bertempat tinggal di jln. DI.Panjaitan Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Pendidikan S1 nya beliau tamatkan di Universitas Sumatera Utara,Fakultas peternakan. Meupakan hasil persilangan empat jenis domba yakni domba barbados asal Caribian (Amerika Latin),domba suffolk (Inggris), domba stcroix (Australia) dan domba lokal ekor tipis (Indonesia). Saat ini, domba waringin sudah bisa dikembangkan atau diternakkan di kawasan pesisir pantai yang tidak ditumbuhi rerumputan. Akibatnya, domba hanya memakan daun mangrove seperti daun pohon bakau dan pohon cingam.
4. Domba Barbados Blackbelly
Di kalangan peternak domba Indonesia mulai dikenal galur domba jenis baru, yaitu domba Barbados. Kalau istilah domba Barbados dipertahankan, peternak yang belum begitu mengenal kedua jenis domba ini akan beranggapan bahwa domba Barbados Blackbell sama saja dengan domba American Blackbelly  atau disebut juga domba Barbado (tanpa 's'). Memang, kedua trah domba ini memperlihatkan pola warna yang mirip dan sama-sama termasuk golongan domba bulu (hair sheep), yaitu domba yang tidak memerlukan pencukuran sebagaimana pada domba wol karena rambutnya yang relatif lurus dan pendek.

REFERENSI
·         uliet Clutton-Brocl. A natural history of domesticated animals (London 1987).
diakses pada tanggal 16 Oktober 2012

1 komentar:

  1. Borgata Hotel Casino & Spa - Mapyro
    Find the best Borgata Hotel Casino 익산 출장안마 & Spa 영주 출장마사지 in Atlantic City with Mapyro. Borgata Hotel Casino & Spa · 울산광역 출장마사지 Borgata 세종특별자치 출장샵 Hotel 광양 출장안마 Casino & Spa

    BalasHapus