BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG
Kehilangan hasil yang disebabkan oleh
OPT merupakan masalh besar dalam memproduksi hasil pertanian yang memiliki
nilai ekonomi yang tinggi dan ketahanan pangan di Indonesia. Struktur
agro-ekosistem didominasi oleh jenis tanaman tertentu yang dipilih oleh
manusia, sehingga lebih sering terjadi letusan hama dan penyakit. Pengendalian
fisik dan mekanik merupakan pengendalian utama yang dilakukan oleh petani
selama populasi hama di lahan pertanian belum mencapai Ambang Luka Ekonomi
(ALE). Pengendalian fisik dan mekanik bertujuan secara langsung daan tidak
langsung dalam mematikan hama, mengganggu aktivitas fisiologi hama yang normal
dengan cara lain diluar penggunaan pestisida, dan mengubah lingkungan
sedemikian rupa sehingga lingkungan menjadi kurang sesuai bagi kehidupan hama. Pengendalian fisik dan
mekanik harus dilandasi oleh pengetahuan yang menyeluruh tentang ekologi
serangga hama dan adanya kenyataan bahwa setiap jenis serangga memiliki batas
toleransi terhadap faktor lingkungan fisik seperti suhu, kelembaban, bunyi,
sinar, sprektum elektromagnetik, dll. Banyak inovasi teknologi yang
dikembangkan dalam membasmi hama salah satunya adalah inovasi teknologi
perangkap hama dengan menggunakan strum dan light trap.
1.2 TUJUAN
·
Untuk mejebak hama yang ada pada tanaman dan terperangkap oleh blanket traps.
·
Untuk menciptakan inovasi perangkap hama pertanian terbaru.
BAB II
PEMBAHASAN PERANGKAP
BLANKET TRAPS
2.1 Blanket
Traps
Berbagai cara
pengendalian hama telah banyak dilakukan oleh para ahli pertanian, karena
bertujuan untuk menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas, serta jauh
dari serangan hama yang dapat merusak hasil produksi tersebut. Maka dari itu
kami sebagai mahasiswa Agroteknologi ingin ikut serta dalam peran pengendalian
hama pada tanaman . Salah satu inovasi yang telah kami diskusikan adalah
perangkap selimut (blanket traps) . perangkap
ini berguna untuk menjebak beberapa hama yang ada pada tanaman khususnya yang
merusak pada batang dan buah . karena prinsip kerja dari blanket traps ini
adalah melindungi batang dan buah dengan bahan kain yang menyerupai selimut .
selimut yang telah diberi perekat (lem) akan menjadi senjata bagi para hama
yang akan melintasi atau merusak tanaman tersebut . Selain dapat digunakan pada
batang, blanket traps ini berfungsi
untuk melindungi buah , karena pada perangkap ini buah yang ada pada tanaman
tersebut di selimuti oleh blanket Traps ini .
Pengerjan pembuatan Blanket
Traps ini tegolong cukup mudah, karena dapat dilakukan pada siang hari atau
malam hari. Namun pada malam hari, perangkap ini agar lebih diminati oleh para
serangga ditambahkan pemicu lampu agar hama yang menyerang pada malah hari pun
ikut terjebak dalam perangkap ini .
2.2 Pembuatan Perangkap Blanket Traps.
Alat dab bahan yang
dibutuhkan :
·
Kain (dapat disesuaikan)
·
Gunting / cutter
·
Lem perekat
·
Karet
·
Lampu watt kecil
·
Kabel
·
baterai
Cara Pembuatan Perangkap
Blanket Traps :
1. siapkan kain
(ukuran disesuaikan) yang akan diselimutkan pada batang atau buah yang akan
dilindungi dari hama .
2. ikatkan kain
tersebut dengan karet pada batang atau buah .
3. tambahkan lem
perekat pada kain yang bertujuan untuk menjebak hama yang ada pada tanaman
tersebut .
4. jika pada
malam hari, tambahkan lampu pada parangkap ini agar hama yang menyerang pada
malam hari ikut terjebak dalam perangkap blanket traps.
2.3 Kelebihan dan Kekurangan Blanket Traps
·
Kelebihan perangkap ini adalah :
a. Dapat
digunakan pada siang hari dan malan hari .
b. Dapat
melindungi bagian batang dan buah pada tanaman tersebut.
c. Ukuran
perangkap dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pemilik tanaman.
d. Tidak
memerlukan biaya yang tinggi dalam pembuatan perangkap ini
·
Kekurangan perangkap ini adalah :
a. Hama yang
terperangkap tidak khusus.
b. Mudah rusak
jika dilakukan pada musim hujan.
c. Digunakan
pada tanaman yang memiliki batang dan daun yang besar.
BAB
III
RANCANGAN
BIAYA PADA PEMBUATAN PERANGKAP BLANKET TRAPS
|
ALAT DAB BAHAN
|
BIAYA YANG DIBUTUHKAN
|
|
·
Kain
·
Gunting
·
Cutter
·
Karet pengikat
·
Lampu kecil
·
Kabel
·
batterai
|
1meter : Rp. 8000
Rp. 5000
Rp. 3000
Rp. 4500/meter
Rp.1500/buah
Rp.2000/meter.
Rp. 2000/buah
|
|
Jumlah biaya yang diperkirakan : Rp.36.000
|
|
BAB
IV
KESIMPULAN
Kesimpulan
yang dapat kami sampaikan adalah :
·
Pengendalian hama umumnya bertujuan untuk
mempertahankan produksi suatu tanaman agar hasil tetap dapat berkualitas dan
tidak adanya penurunan.
·
Salah satu pengendalian hama dengan menggunakan
perangkap hama.
·
Perangkap blanket traps merupakan salah satu inovasi
kelompok kami yang bertujuan untuk mengurangi adanya kerusakan yang disebabkan
olah hama pada suatu jenis tanaman tertentu.
·
Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh
perangkap ini yaitu: kekurangannya jenis hama yang tidak khusus, serta
kelebihannya adalah dapat digunakan pada siang dan malam hari.
Daftar Pustaka
·
Baliadi, Y., Bedjo, dan Suharsono. 2011. Ulat bulu
tanaman mangga: penyebab dan cara pengendaliannya. Naskah disampaikan pada
Pertemuan Solusi Penyelesaian Serangan Ulat Bulu, Sidoardjo, 24 April 2011. 10
hlm.
·
Pracaya. 2005. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar
Swadaya, Jakarta. 417 hlm.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar