Senin, 31 Desember 2012

Inovasi Perangkap Hama Pada Tanaman (Blanket Traps)



BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Kehilangan hasil yang disebabkan oleh OPT merupakan masalh besar dalam memproduksi hasil pertanian yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan ketahanan pangan di Indonesia. Struktur agro-ekosistem didominasi oleh jenis tanaman tertentu yang dipilih oleh manusia, sehingga lebih sering terjadi letusan hama dan penyakit. Pengendalian fisik dan mekanik merupakan pengendalian utama yang dilakukan oleh petani selama populasi hama di lahan pertanian belum mencapai Ambang Luka Ekonomi (ALE). Pengendalian fisik dan mekanik bertujuan secara langsung daan tidak langsung dalam mematikan hama, mengganggu aktivitas fisiologi hama yang normal dengan cara lain diluar penggunaan pestisida, dan mengubah lingkungan sedemikian rupa sehingga lingkungan menjadi kurang sesuai bagi kehidupan hama. Pengendalian fisik dan mekanik harus dilandasi oleh pengetahuan yang menyeluruh tentang ekologi serangga hama dan adanya kenyataan bahwa setiap jenis serangga memiliki batas toleransi terhadap faktor lingkungan fisik seperti suhu, kelembaban, bunyi, sinar, sprektum elektromagnetik, dll. Banyak inovasi teknologi yang dikembangkan dalam membasmi hama salah satunya adalah inovasi teknologi perangkap hama dengan menggunakan strum dan light trap.
1.2 TUJUAN
·         Untuk mejebak hama yang ada pada tanaman dan terperangkap oleh blanket traps.
·         Untuk menciptakan inovasi perangkap hama pertanian terbaru.



BAB II
PEMBAHASAN PERANGKAP BLANKET TRAPS

2.1 Blanket Traps
Berbagai cara pengendalian hama telah banyak dilakukan oleh para ahli pertanian, karena bertujuan untuk menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas, serta jauh dari serangan hama yang dapat merusak hasil produksi tersebut. Maka dari itu kami sebagai mahasiswa Agroteknologi ingin ikut serta dalam peran pengendalian hama pada tanaman . Salah satu inovasi yang telah kami diskusikan adalah perangkap selimut (blanket traps) . perangkap ini berguna untuk menjebak beberapa hama yang ada pada tanaman khususnya yang merusak pada batang dan buah . karena prinsip kerja dari blanket traps ini adalah melindungi batang dan buah dengan bahan kain yang menyerupai selimut . selimut yang telah diberi perekat (lem) akan menjadi senjata bagi para hama yang akan melintasi atau merusak tanaman tersebut . Selain dapat digunakan pada batang, blanket traps ini berfungsi untuk melindungi buah , karena pada perangkap ini buah yang ada pada tanaman tersebut di selimuti oleh blanket Traps ini .
Pengerjan pembuatan Blanket Traps ini tegolong cukup mudah, karena dapat dilakukan pada siang hari atau malam hari. Namun pada malam hari, perangkap ini agar lebih diminati oleh para serangga ditambahkan pemicu lampu agar hama yang menyerang pada malah hari pun ikut terjebak dalam perangkap ini .
2.2 Pembuatan Perangkap Blanket Traps.
Alat dab bahan yang dibutuhkan :

·         Kain (dapat disesuaikan)
·         Gunting / cutter
·         Lem perekat
·         Karet
·         Lampu watt kecil
·         Kabel
·         baterai




Cara Pembuatan Perangkap Blanket Traps :
1.      siapkan kain (ukuran disesuaikan) yang akan diselimutkan pada batang atau buah yang akan dilindungi dari hama .
2.      ikatkan kain tersebut dengan karet pada batang atau buah .
3.      tambahkan lem perekat pada kain yang bertujuan untuk menjebak hama yang ada pada tanaman tersebut .
4.      jika pada malam hari, tambahkan lampu pada parangkap ini agar hama yang menyerang pada malam hari ikut terjebak dalam perangkap blanket traps.
2.3  Kelebihan dan Kekurangan Blanket Traps
·         Kelebihan perangkap ini adalah :
a.      Dapat digunakan pada siang hari dan malan hari .
b.      Dapat melindungi bagian batang dan buah pada tanaman tersebut.
c.       Ukuran perangkap dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pemilik tanaman.
d.      Tidak memerlukan biaya yang tinggi dalam pembuatan perangkap ini
·         Kekurangan perangkap ini adalah :
a.      Hama yang terperangkap tidak khusus.
b.      Mudah rusak jika dilakukan pada musim hujan.
c.       Digunakan pada tanaman yang memiliki batang dan daun yang besar.









BAB III
RANCANGAN BIAYA PADA PEMBUATAN PERANGKAP BLANKET TRAPS

ALAT DAB BAHAN
BIAYA YANG DIBUTUHKAN
·         Kain
·         Gunting
·         Cutter
·         Karet pengikat
·         Lampu kecil
·         Kabel
·         batterai
1meter : Rp. 8000
Rp. 5000
Rp. 3000
Rp. 4500/meter
Rp.1500/buah
Rp.2000/meter.
Rp. 2000/buah
Jumlah biaya yang diperkirakan : Rp.36.000


 
BAB IV
KESIMPULAN

Kesimpulan yang dapat kami sampaikan adalah :
·         Pengendalian hama umumnya bertujuan untuk mempertahankan produksi suatu tanaman agar hasil tetap dapat berkualitas dan tidak adanya penurunan.
·         Salah satu pengendalian hama dengan menggunakan perangkap hama.
·         Perangkap blanket traps merupakan salah satu inovasi kelompok kami yang bertujuan untuk mengurangi adanya kerusakan yang disebabkan olah hama pada suatu jenis tanaman tertentu.
·         Adapun kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh perangkap ini yaitu: kekurangannya jenis hama yang tidak khusus, serta kelebihannya adalah dapat digunakan pada siang dan malam hari.



Daftar Pustaka

·         Baliadi, Y., Bedjo, dan Suharsono. 2011. Ulat bulu tanaman mangga: penyebab dan cara pengendaliannya. Naskah disampaikan pada Pertemuan Solusi Penyelesaian Serangan Ulat Bulu, Sidoardjo, 24 April 2011. 10 hlm.
·         Pracaya. 2005. Hama dan Penyakit Tanaman. Penebar Swadaya, Jakarta. 417 hlm.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar